Magister Kesehatan Masyarakat

 

PENGANTAR

Program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana URINDO berdiri   pada tanggal 21 Mei 2000 dan mendapatkan ijin penyelenggaraan dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan melalui Surat Keputusan No. 2598/D/T/2001 dengan nama Magister Kesehatan Masyarakat dan telah mengalami beberapa kali perpanjangan yaitu tahun 2004, 2007, 2010 dan Tahun 2012 dengan SK Dirjen DIKTI No. 3981/D/T/K-III/2010. Pada tahun 2006, program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana URINDO telah mendapatkan status akreditasi dari BAN-PT No. 014/BAN-PT/Ak-IV/S2/I/2006 dan  telah dilaksanakan akreditasi ulang   serta mendapat SK Terakreditasi LAM-PT Kes No : 0665/LAM-PTKes/Akr/Mag/X/2017 mendapatkan nilai Akreditasi B.

Alumni Program Studi IKM tersebar tersebar di perbagai wilayah Indonesia seperti Aceh, Riau, Pekanbaru, Medan, Palembang Lampung, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Serang, Bandung, Tasikmalaya, Banten,Sumedang, Indramayu, Cirebon, Yogyakarta, Kalimantan, dan Papua . Para alumni program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana URINDO tersebut, bekerja di perbagai instansi pemerintah antara lain di Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Gatot Soebroto, Perguruan Tinggi Swasta (Sekolah Tinggi Kesehatan), Balai Besar Tehnik Kesehatan Lingkungan, serta Palang Merah Indonesia.

VISI

Menjadi Prodi IKM  Yang Mampu Bersaing di Kancah Internasional Dalam Menghasilkan Magister Untuk Mengembangkan Ilmu Kesehatan Masyarakat Dan Berjiwa Kewirausahaan Pada Tahun 2025.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan magister kesehatan masyarakat yang profesional, produktif, kreatif dan inovatif.
  2. Memfasilitasi pelaksanaan penelitian dan publikasi di bidang kesehatan masyarakat untuk menjawab tantangan perubahan jaman.
  3. Memfasilitasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan masyarakat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
  4. Melaksanakan kegiatan akademik dengan tata kelola yang baik mengacu standar nasional Dikti di Program Studi IKM.
  5. Mengembangkan jejaring dengan berbagai pihak secara nasional dan internasional.

 

TUJUAN

Menghasilkan lulusan S-2 yang sanggup menjadi inovator dan motivator dalam kegiatan pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat, sekaligus mampu melakukan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) maupun Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan MDGs.

Menghasilkan tenaga-tenaga analis tingkat magister yang memahami teori dan metodologi dalam pengembangan Ilmu Kesmas sebagai pendekatan interdisiplin sehingga mereka dapat mendukung pengembangan UKM yang kompetitif dan berkelanjutan.

Menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis dan menginterprestasikan kebijakan makro pemerintah dan kebijakan mikro organisasi para pelaku kesehatan masyarakat dalam suatu tatanan sistem kesehatan.

 

KEUNGGULAN PROGRAM STUDI LMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS PASCASARJANA

  1. Matakuliah diampu oleh tenaga dosen yang merupakan pakar pada bidangnya
  2. Kurikulum dibuat dan dievaluasi secara periodik menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perundang-undangan yang berlaku/taat azas
  3. Memiliki tujuh peminatan yaitu:keselamatan dan kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, Epidemiologi, analisis kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan
  4. Dosen melibatkan mahasiswa dalam penelitian/ riset menunjang pengembangan kewirausahaan dan gerontology
  5. Universitas memiiki program Sekolah Lansia yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan riset dan pembelajaran mahasiswa.
  6. Menyelenggarakan forum ilmiah yang melibatkan dosen dan mahasiswa dilakukan secara berkala
  7. Mahasiswa dilibatkan dalam berbapgai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen
  8. Mahasiswa dilibakan dalam desiminasi dan publikasi hasil peneliian baik nasional maupun internasional
  9. Mahasiswa melakukan prakek lapangan permasalahan kelanjutusiaan.
  10. Mahasiswa mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Rumah Perubahan

 

PROFIL LULUSAN (PERAN YANG DAPAT DILAKUKAN SETELAH MAHASISWA LULUS)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat setelah lulus dapat berperan dalam berbagai bidang diantaranya sebagai berikut:

  1. Konsultan Kesehatan
  2. Peneliti
  3. Dosen
  4. Pembuat Kebijakan
  5. Paktisi Kesehatan

KOMPETENSI LULUSAN (KEMAMPUAN KERJA SESUAI DENGAN LEVEL KKNI)

Kemampuan Bidang Kerja

1.  Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang kesehatan masyarakat melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji

2.  Mampu mengevaluasi pengkajian dan analisis di bidang kesmas pada tingkat kegiatan pelayanan kesehatan sekunder dengan pendekatan multidisiplin

3.  Mampu mengevaluasi kebijakan dan perencanaan kesehatan di bidang kesmas pada tingkat pelayanan kesehatan sekunder dengan pendekatan multidisiplin

4.  Mampu mengidentifikasi komunikasi secara efektif setempat pada program promotive dan preventif di bidang kesmas

5.  Mampu mengidentifikasibudaya setempat pada program promotive dan preventif di bidang kesmas

6.  Mampu mengevaluasi program pemeberdayaan masyarakat pada kegiatan promotive dan preventif di bidang kesmas

7.  Mampu mengevaluasi prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dalam perencanaan kesmas terampil dalam manajemen di bidang kesmas pada tingkat program di pelayanan kesehatan sekunder dengan pendekatan multidisiplin.

8.  Mampu mengevaluasi kepemimpinan dan berpikir system di bidang kesmas pada tingkat kebijakan di pelayanan kesehatan tersier dengan pendekatan transdisiplin

Penguasaan Pengetahuan

1.   Memiliki penguasaan dasar/prinsip Ilmu Ilmu kesehatan masyarakat setinggi-tingginya, mencakup yang berkaitan dengan epidemiologi, biostatistik dan kependudukan, administrasi/manajemen kebijakan kesehatan, serta ilmu social dan perilaku dengan mempertimbangkan fungsi kesmas yang esensial.

2.   Memiliki penguasaan dasar/prinsip Ilmu Kesehatan Masyarakat pada tingkat evaluasi yang menjadi subtansi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat setinggi-tingginya, mencakup yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan termasuk keselamatan dan kesehatan kerja, ilmu gizi, dan kesehatan reproduksi dengan mempertimbangkan fungsi kesmas yang esensial.

Sikap Khusus

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban berdasarkan Pancasila
  4. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada Negara dan bangsa
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  8. Menginternalisasi nilai, norma dan etika akademik
  9. Menunjukkan sikap beranggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan.

 

BIDANG PEKERJAAN SESUAI DENGAN KOMPETENSI DAN PROFIL LULUSAN

  1. Pekerjaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  2. Pekerjaan Bidang Kesehaan Reproduksi
  3. Pekerjaan Bidang Epidemiologi
  4. Pekerjaan Bidang Administrasi Kebijakan Kesehatan
  5. Pekerjaan Bidang Promosi Kesehatan
  6. Pekerjaan Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat

 

PELATIHAN YANG TERSERTIFIKASI

  1. Pelatihan Konsultan Kesehatan
  2. Pelatihan AHP

 

PELATIHAN UNTUK PENINGKATAN SOFTSKILL

  1. Pelatihan Epidemiologi
  2. Pelatihan Gizi daur Kehidupan
  3. Pelatihan Promosi Kesehatan
  4. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  5. Pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja dan Lanjut Usia

 

BIDANG KEWIRAUSAHAAN UNTUK PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS PASCASARJANA

  1. Konsultan Kesehatan
  2. Usaha Klinik Kesehatan
  3. Usaha Rumah Sakit
  4. Usaha Rumah Bersalin
  5. Usaha Home Visit/ Home service
  6. Usaha jasa event organizer di bidang kesehatan seperti pelatihan, seminar dan lain-lain
  7. Pendiri dan pengelola Institusi Pendidikan

 

LAMA PENDIDIKAN

Pendidikan  ditempuh selama  4 (empat) semester, dengan tiga semester perkuliahan dan satu semester untuk penelitan dan tesis

GELAR LULUSAN

Lulusan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana  URINDO menyandang gelar Magister Kesehatan Masyarakat (MKM).

PEMINATAN

Program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana URINDO saaat ini memiliki 7 peminatan, yaitu :

  1. Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)
  2. Kesehatan Reproduksi (Kespro)
  3. Epidemiologi Terapan (Epid)
  4. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku / Promosi Kesehatan (PKIP/Promkes)
  5. Kesehatan Keselamatan Kerja (K3)
  6. Kesehatan Lingkungan (Kesling)
  7. Gizi Kesehatan Masyarakat

Pada tahun ini juga akan dibuka peminatan Bidan Komunitas. Peminatan hanya dibuka apabila jumlah peminat minimal 15 mahasiswa. Apabila jumlah peminat kurang dari 15 mahasiswa, akan di program khusus.

KOMPETENSI LULUSAN  :

Kompetensi lulusan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat secara umum adalah sebagai berikut: memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menyusun strategi dan kebijakan kesehatan. Selanjutnya untuk masing-masing peminatan mempunyai kompetensi tambahan yang khas sesuai peminatannya sbb:

 

Peminatan AKK

  • Mampu mengembangkan ilmu untuk menghasilkan karya inovatif dalam administrasi dan kebijakan kesehatan
  • Mampu untuk memecahkan masalah kesehatan dengan pendekatan interdisiplin dan lintas sector
  • Mampu mengidentifikasi masalah kesehatan untuk merumuskan, melaksanakan dan mengevaluasi kebijakan kesehatan
  • Mampu menganalisis dan menyusun tahapan kebijakan kesehatan serta merekomendasikan perbaikan kebijakan kesehatan
  • Mampu melakukan administrasi pada institusi kesehatan
  • Mampu mengaplikasi kebijakan kesehatan dalam program kesehatan

 

Peminatan PKIP

Magister kesehatan yang mampu meningkatkan derajat kesehatan melalui:

  • perubahan perilaku,
  • fasilitasi lingkungan dan
  • pengembangan kebijakan dengan strategi-strategi
  • advokasi,
  • pemberdayaan masyarakat,
  • mediasi yang diarahkan pada lima area aksi :
    • Membangun kebijakan berwawasan sehat
    • Menciptakan lingkungan yang mendukung
    • Memperkuat aksi komunitas
    • Mengembangkan keterampilan personal
    • Reorientasi layanan kesehatan

 

Peminatan Epidemiologi

  • Berperan untuk mengembangkan ilmu untuk menghasilkan karya inovatif
  • Berperan untuk memecahkan masalah dengan pendekatan interdisiplin dan lintas sektor
  • Berperan mengelola penelitian yang menghasilkan informasi ilmiah yang teruji pada tingkat nasional dan internasional dalam bentuk tulisan ilmiah
  • Berperan untuk mengkomunikasikan informasi ilmiah untuk memecahkan masalah dalam berbagai tingkat geografis
  • Berperan sebagai leader (pemimpin) dalam mengembangkan ilmu yang berinteraksi dengan disiplin lain dalam bidang masyarakat dan bidang lain

 

Peminatan Kespro

  • Mampu meningkatkan kesehatan ibu dan anak dengan pemberdayaan perempuan
  • Mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan ibu
  • Mampu meningkatkan kesehatan reproduksi remaja
  • Mampu meningkatkan cakupan ASI Eksklusif
  • Mampu meningkatkan praktek penyadaran tentang hak-hak reproduksi
  • Mampu meningkatkan pengetahuan dan praktek keluarga berencana
  • Mampu meningkatkan cakupan imunisasi bayi/balita/ibu hamil
  • Mampu menganalisis kesehatan reproduksi lansia

 

DOSEN PENGAJAR

Dosen program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana URINDO terdiri atas Guru Besar, Doktor, dan Magister.  Berikut daftar nama dosen :

  1. Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo, SKM, MComm.H
  2. Prof. Dr. dr. Tri Budi W. Rahardjo. MS
  3. Prof. Dr. dr. Rachmadhi Purwana, SKM
  4. Prof. Dr. drg. Budiharto, SKM
  5. Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc
  6. Prof. Dr. Herman Sudiman, SKM
  7. Prof. Dr. dr. L. Meily Kurniawidjaja, M.Sc, Sp.Ok
  8. Dr. Tri Suratmi, MPd
  9. Dr. Atik Kridawati, ST, M.Kes
  10. Dr. Cicilia Windiyaningsih, M.Kes
  11. Dr. Siti Masyitah, SKM, M.Kes
  12. Dr. Evi Nurvidya, Ph. D
  13. Dr. drs. Tri Krianto, M.Kes
  14. Dr. drs. Sutanto Priyo Hastono, M.Kes
  15. Dr. Ignatius A Wirawan N, SE, M.Si
  16. Dr. Budi Hartono, SE, MARS
  17. Dr. Hadi Siswanto, SKM, MPH
  18. dr. Zulazmi Mamdy, MPH
  19. Dr. drg. Sri Utami, Sp.PM
  20. Dr. dr. Hariadi Wibisono, MPH
  21. dr. M. Sholah Imari, M.Sc
  22. dr. Zarfiel Tafal, MPH
  23. dr. Luknis Sabri, M.Kes
  24. Boga Hardhana, S.Si, MM
  25. Nelasari, SKM, M.Kes
  26. Erlina Puspitaloka Mahadewi, SE, MM, MBL
  27. Asyifa Robiatul Adawiyah, S.Ked, M.Kes

 

Dosen Tamu :

  1. Eef Hogervorst (Loughborough University)
  2. Donghee (Chatolic University- Korea Selatan)
  3. Royko / Kyusu University
  4. Takeo Ogawa/ AABC Japan
  5. Prathung/ Chulalongkorm University
  6. Aris Ananta/Lembaga Demografi UI
  7. Haryono Suyono/ Yayasan Damandiri
  8. Rhenald Kasali, Ph.D (Rumah Perubahan Jakarta)
  9. Yuko Ohara Hirano (Nagasaki University)

 

Lapangan Kerja Lulusan :

Departem Kesehatan, Departemen Sosial, Dinas Kesehatan Propinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Paleng Merah Indonesia, Perusahaan, Dosen, Peneliti, LSM Kesehatan,  Kepala Puskesmas, Rumah Sakit.

 

Syarat-syarat Penerimaan Mahasiswa Baru :

  1. Lulus S1 PTS/PTN bidang Kesehatan/non Kesehatan . Bagi calon mahasiswa yang berasal dari S1 non Kesehatan diwajibkan mengikuti matrikulasi dan  S1 Kesmas ditambah D3 Kebidanan
  2. Mengikuti Tes Ujian Masuk dan dinyatakan lulus
  3. Mengikuti tes prediksi TOEFL
  4. Menyerahkan fotocopy ijazah dan transkip nilai telah dilegalisir  2 lembar.
  5. Menyerahkan pas foto ukuran   3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing 3 lembar
  6. Menyerahkan surat tugas belajar/ijin belajar dari instansi kerja dan fotocopy KTP

TESTIMONI ALUMNI

GALERI KEGIATAN